IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha


Materi IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti Sebagai Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha: Sahabat pembelajar yang berbahagia, bahwa Agama Hindu-Budha dibawa ke nusantara oleh pedagang dan juga pendeta. Pedagang dan pendeta itu berasal dari Cina dan India. Mereka menempuh perjalanan melalui jalur laut maupun juga darat.
Sekitar abad ke-2 Masehi, Agama Budha mulai masuk ke Indonesia. Kemudian, agama Hindu
menyusul masuk ke kawasan nusantara. Masuknya agama Hindu ke nusantara pada awal abad ke-5. Agama Hindu dan Budha berkembang di nusantara pada masa yang sama.

Peninggalan-peninggalan Hindu-Budha yang ditemukan di Indonesia yang berupa bangunan yakni berikut ini.

A. Candi
Candi adalah bangunan yangg dibuat untuk menghormati arwah penguasa ataupun raja yang telah meninggal. Candi berasal dari kata candikagraha. Artinya, ‘rumah candika’. Candika yaitu nama salah satu dewa durga atau dewa kematian.

Terdapat beberapa candi peninggalan Hindu-Budha yakni berikut ini.
1. Candi Portibi

IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha

Candi Portibi merupakan peninggalan Kerajaan Panai yang bercorak Hindu. Candi Portibi terletak di Padang Balok, Gunung Tua, Provinsi Sumatera Utara. Candi ini dibangun pada1039.

2. Candi Muara Takus

IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha

Candi Muara Takus terletak di Kabupaten Kampai Provinsi Riau. Candi ini dibangun pada masa
Kerajaan Sriwijaya abad ke-9 Masehi. Candi ini digunakan sebagai tempat pemujaan penganut agama Hindu Mahayana.

3. Candi Panataran

IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha

Candi Panataran ditemukan di daerah Blitar. Candi ini didirikan pada masa Majapahit, yaitu pada1350.

4. Candi Mendut

IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha

Candi Mendut didirikan oleh raja India pada 824. Candi ini bercorak Budha. Letaknya di sebelah
timur Candi Borobudur.

5. Candi Borobudur

IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha

Candi Borobudur letaknys di Muntilan, Jawa Tengah. Candi ini didirikan pada 824 Masehi. Candi ini dibangun oleh Samaratungga dari Dinasti Syailendra. Candi Borobudur terdiri atas 10 tingkat. Hal tersebut melambangkan sebuah makna, yakni kesempurnaan hidup akan dicapai setelah mencapai 10 tingkatan. Pada permukaan dinding candi Borobudur terdapat gambar yang diukir yang disebut relief.

6. Candi Prambanan

IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha

Candi Prambanan dikenal juga sebagai candi Lorojonggrang. Candi Prambananterletak di Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah. Candi ini didirikan pada masa Kerajaan mataram, yaitu abad ke-8 Masehi. Candi Prambanan merupakan bangunan suci bagi agama Hindu Siwa. Di dalam candi Prambanan, tersimpan tiga arca, yaitu arca Siwa Mahadewa, Siwa Mahaguru, dan Siwa Ganesha.

B. Prasasti
Prasasti adalah sebuah peninggalan sejarah berupa batu bertulis. Isinya menceritakan penguasa padamasa pemerintahannya. Prasasti peninggalan kerajaan Hindu-Budha berikut ini.
1. Prasasti Mulawarman yang berangka tahun 400 Masehi. Prasasti ini merupakan peninggalan Kerajaan Kutai. Prasasti ini ditulis dengan huruf Palawa dan bahasa Sansekerta.

2. Prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara yaitu Prasasti Ciaruteun, Pasir Jambu, Kebon Kopi, Pasir Awi, dan Muara Ciateun. Prasasti-prasasti tersebut ditemukan di Bogor. Pada Prasasti Ciaruteun terdapat gambar telapak kaki Raja Purnawarman. Selain itu, ada juga Prasasti Cidanghiang yang ditemukan di Banten. Sementara itu, Prasasti Tugu ditemukan di Jakarta.

3. Prasasti peninggalan Kerajaan Kutai, yaitu Prasasti Yupa yang ditemukan di aliran Sungai
Mahakam Kalimantan Timur. Di Kalimantan Timur ini, ditemukan tujuh buah Yupa. Yupa merupakan tugu bertulis yang dibuat sebagai peringatan upacara kurban.  Yupa biasa digunakan sebagai penambat hewan yang akan dijadikan kurban. Yupa menerangkan bahwa Raja Mulawarman adalah raja yang mulia dan terkemuka. Beliau telah memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada para brahmana di tanah suci Waprakeswara. Yupa ditulis dalam huruf Palawa dan bahasa Sansekerta.

4. Prasasti peninggalan Kerajaan Kediri yaitu Prasasti Padlegan, Weleri, Jaring, dan Pala. Prasastiprasasti tersebut ditemukan di halaman Candi Prambanan.

5. Prasasti yang mengungkapkan Kerajaan Sriwijaya. Prasasti tersebut ditulis dalam huruf Palawa dan bahasa melayu kuno. Prasasti-prasasti tersebut yaitu: Prasasti Kedukan Bukit (684 M) ditemukan di tepi Sungai Tatang dekat Palembang; Prasasti Talang Tuo (684 M) ditemukan di daerah Talang Tuo, sebelah barat Palembang; Prasasti Telaga Batu (tidak berangka tahun) ditemukan dekat Palembang; Prasasti Kota Kapur (686 M) ditemukan dekat Sungai Menduk di Pulau Bangka; Prasasti Karang Berahi (tidak berangka tahun) ditemukan di tepi Sungai Merangin, Jambi Hulu; Prasasti Palah Pasemah (tidak berangka tahun) ditemukan di tepi Sungai Pisang Lampung Selatan.

Demikian penyajian materi IPS Kelas 5 SD tentang Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha yakni Candi dan Prasasti. Semoga bermanfaat!

0 Response to "IPS 5 SD Tentang Candi dan Prasasti: Peninggalan-peninggalan Zaman Hindu-Budha"

Posting Komentar